".............."

Monday, 16 June 2008

Pengingat Kalo Lagi Belajar Sabar

“Hujan Bulan Juni”

tak ada yang lebih tabah
dari hujan bulan juni
dirahasiakannya rintik rindunya
kepada pohon berbunga itu

tak ada yang lebih bijak
dari hujan bulan juni
dihapusnya jejak-jejak kakinya
yang ragu-ragu di jalan itu

tak ada yang lebih arif
dari hujan bulan juni
dibiarkannya yang tak terucapkan
diserap akar pohon bunga itu

(Sapardi Djoko Damono)



Buat bapak Sapardi Djoko Damono, terima kasih karena sudah menulis puisi seindah ini...